Selamat pagi saudara/i sekalian, perkenalkan nama saya Bungaran Ezekiel. Saya ingin menceritakan pengalaman saya saat berkunjung ke Pulau Banyak. Pada tahun lalu tepatnya bulan Juni saya ingin sekali berkunjung ke Pulau Banyak. Akhirnya keinginan saya terwujud untuk berwisata ke Pulau Banyak.Memang nama Pulau Banyak mungkin sangat asing didengar. Pulau Banyak terdapat di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Untuk mendapatkan wisata Pulau Banyak saya harus menyebrang terlebih dahulu.


Berwisata ke Pulau Banyak tidak perlu mengeluarkan uang yang sangat banyak, tetapi saya sudah sangat puas menikmati keindahan dari Pulau banyak. Saya berangkat dari Medan dini hari dan saya sampai di pelabuhan singkil sekitar jam 9 pagi . Untuk mendapatkan Pulau Banyak saya harus menunggu kapal untuk menyebrang. Waktu yang di tempuh untuk menyebrang sekitar 3-4 jam saja. Mungkin itu waktu yang terbilang cukup lama, tetapi saya tidak bosan pada saat di atas kapal karena saya dapat menikmati keindahan air yang sangat jernih.


Kepulauan Banyak Aceh Singkil memiliki beberapa spot menarik, diantaranya adalah Pulau Tailana dan Pulau Palambak. Pulau Tailana dan Pulau Palambak memiliki pasir putih, kemudian perairan yang dangkal. Tempat ini akan memanjakan pengunjung yang hobi menyelam, snorkeling, mengamati keindahan terumbu karang dan ikan hias yang cantik. 



Selain Pulau Palambak dan Pulau Tailana, kita dapat menikmati lebatnya hutan di Pulau Tuangku. Gunung Tiusa merupakan tantangan bagi kita yang menyukai olahraga ekstrim atau petualangan alam. Hiking akan membutuhkan waktu sekitar 3 jam lebih. Namun, kelelahan saya akan dibayar tuntas setelah saya mencapai puncak gunung. Akan terlihat pemandangan beberapa pulau-pulau kecil yang hijau ditengah hamparan birunya laut.



Di lokasi ini juga terdapat spot untuk kegiatan selancar. Hingga saat ini, sebagian besar peselancar mengunjungi dan tinggal di kapal saja atau istilahnya live on-board. Lokasi yang sering dijadikan tempat berselancar adalah Ujung Lolok. Sebagai alternatif saya menyewa perahu lokal di Pulau Balai. Kemudian saya mengatur sendiri agenda berselancar anda. Bisa berkemah atau tidur di atas kapal. Itu akan lebih murah, walaupun terasa kurang nyaman bagi yang bukan berjiwa petualang.


Pulau banyak merupakan salah satu daerah tempat mengkonversi penyu. Saya mengunjungi tempat itu dan saya melihat bagaimana penyu bertelur. Namun tempat ini tidak bisa bebas untuk dimasuki para wisatawan.


Perjalan saya di Pulau banyak akhirnya berakhir. Saya sangat senang bisa mengunjungi Wisata Pulau banyak tersebut. Saya pulang ke Medan dengan hati yang senang dan gembira karena sudah dapat menikmati keindahan alam Pulau banyak. Saya sangat ini untuk mengunjungi tempat itu kembali. Saya tidak bisa membayangkan begitu jernihnya air laut di Pulau banyak sehingga saya dapat melihat terumbu karang dan aneka ikan hias.




Komentar